terdiam aku di sudut ruang kosong, mengeja kata yang masih jelas terpampang dalam ingatan.
Ada hati yang terkoyak, ketika bait per bait kalimat itu terlontar...
Masih kuingat dengan jelas,
seperti apa kalian dulu membela nya,...
Untuk ' dia ' aku memilih pergi,
dan untuk menjaga hati kalian, aku memilih diam
Hmm, mungkin itulah ego ku kala itu..
Dan maaf kataku, aku diam karena tak ingin ada hati yang terluka.