yang sesekali menyibak rasaku.

Terkadang, aku coba untuk berlalu
hanya untuk menjaga " sebuah hati "
Tapi jujur, aku masih belum mampu melepasmu,
terlebih,
ketika kusadar, bahwa asa baru ku telah pudar,
Semakin kukibaskan bayangmu, semakin hati ini membeku.
Dan bila kini, kau bertanya tentang rasaku :
Entahlah, yang kutau :
" Aku sangat menyanyangimu " dan sekuntum doa itu selalu ada buatmu.
Salam sayang, cinta dan rinduku buatmu sosok bagian hidupku.
